Harga BBM di Jepang Rp.16 ribu/liter (Tanpa Subsidi)

Harga BBM di Jepang Rp.16 ribu/liter (Tanpa Subsidi)

Harga BBM di Jepang Rp.16 ribu/liter (Tanpa Subsidi) – Sebuah tulisan yang sangat menarik yang diambil dari fanspage “Kehidupan di Jepang”. Tulisan ini ditulis oleh orang Indonesia yang tinggal di Jepang. Ternyata harga BBM id Jepang itu mahal sekali, nyaris 2 kali lipat dari harga di Indonesia. Syukur banget deh yang tinggal di Indonesia. hehe.Bagaimana cerita selengkapnya, yuk baca tulisan berikut ini:

Harga BBM di Jepang Rp.16 ribu/liter (Tanpa Subsidi)

Setelah hampir 17 tahun tidak ada kenaikan pajak, sejak 1 April 2014, pajak konsumsi (pajak setiap membeli barang) di Jepang naik dari 5% menjadi 8%, demi menutupi kekurangan anggaran belanja pemerintah. Dan kabarnya akan naik lagi hingga mencapai 10%.

Apakah ada demonstrasi??
TIDAK ADA.

Padahal UMR tidak naik, salut dengan mental orang Jepang. Meanwhile in Indonesia, BBM baru naik Rp. 2000 saja demonstrasi ada dimana-mana.

HargaPerekonomian (1)

 

 

Harga BBM di Jepang tergolong mahal karena tidak ada subsidi BBM sama sekali dari pemerintah, yaitu sekitar 155 yen/liter (Rp. 16.000/liter). Karena subsidi tidak dalam bentuk harga BBM yang murah. Karena subsidi dalam bentuk harga BBM murah akan mengakibatkan jumlah kendaraan pribadi membludak, kemacetan dimana-mana, dan polusi udara meningkat.

Akibat dari harga BBM yang tinggi (tidak disubsidi), didukung dengan mahal dan sulitnya memperoleh SIM (kurang lebih 300.000 yen, kalau dirupiahkan 30 juta), mahalnya pajak kendaraan pertahun (plat putih 3 juta rupiah/tahun), asuransi kendaraan (sekitar 1 juta rupiah/bulan) dan biaya shaken (uji emisi kendaraan per 2 atau 3 tahun plat putih sekitar 15 juta rupiah), orang Jepang lebih suka bepergian menggunakan transportasi umum (bus, kereta bahkan sepeda onthel) karena lebih hemat, nyaman, aman dan tepat waktu dan tidak capek.
Padahal harga kendaraan disini jauh lebih murah daripada Indonesia lho.

Bandingkan dengan kebiasaan orang Indonesia, ke warung dekat rumah aja lebih suka naik motor daripada jalan kaki. MANJA banget ya..

Dengan naiknya harga BBM saya yakin konsep transportasi umum di Indonesia dalam tahap LANGKAH AWAL menuju negara maju seperti Jepang.

Tergantung mental kita, mau MAJU atau mental SUBSIDI alias MINTA-MINTA…

Back to Japan…

Subsidi pemerintah Jepang tergolong tepat sasaran, lebih ke pendidikan dan jaminan sosial. SD sampai SMA gratis kalau sekolah di sekolah milik pemerintah (negeri). Fasilitas lengkap dari gedung, alat belajar, sarana olah raga (terkadang di sekolah ada juga yang memiliki kolam renang), semuanya GRATIS. Jika ada pengeluaran itu hanya untuk kegiatan tambahan dan makanan untuk para siswa.

Subsidi juga diberikan dalam bentuk asuransi kesehatan.
Orang dewasa hanya membayar 30% dari total biaya berobat, anak-anak gratis, manula hanya 10% dari biaya pengobatan.
Bahkan pemerintah Jepang memberi subsidi dan memberi dana untuk ibu melahirkan.
Bukan hanya itu pemerintah juga memberi subsidi untuk apartement murah (danchi/public housing) bagi keluarga yang kurang mampu.

Manula yang sudah tidak bisa bekerja pun mendapat jaminan pensiun (nenkin) tiap bulan yang cukup buat hidup sederhana di Jepang.

Di Jepang BBM mahal tapi TIDAK ada yang DEMO, karena ada yang jauh lebih penting daripada menuntut BBM murah. yaitu PENDIDIKAN, JAMINAN HIDUP dan KESEHATAN.

Mari kita bayangkan bersama negeri yang rakyatnya tidak ada orang sakit yang tidak mampu berobat, tidak ada anak yang tidak mampu sekolah karena biaya sekolah.

Negeri kita adalah negeri yang kaya, INDONESIA bisa jadi negara maju dan besar bila saja MENTAL kita tidak MANJA.

sumber : FP KDJ ditulis oleh admin by RGKdJ

10 comments

  1. bensin dijepang 2x lipat dari indonesia tanpa subsidi(16rb)
    tapi jangan lupa UMP jepang hampir 10x lipat dari indonesia, bersih setelah pajak ini itu(20jt++)

    1. bensin dijepang 2x lipat dari indonesia tanpa subsidi(16rb)
      tapi jangan lupa UMP jepang hampir 10x lipat dari indonesia, bersih setelah pajak ini itu(20jt++)
      artinya bagi orang sono 1 liter bensin itu cuma Rp 1.600,-

  2. dilihat dulu berapa pendapatan masyarakat jepang per kapitanya, bandingkan dengan Indonesia.untuk harga Rp 16.000,- tergolong murah bagi mereka.Alternatif transportasi umumnya banyak dan sudah merata di seluruh negaranya.

  3. Eh min,dijpn pemerintah bener,ga kyk indo,bnykn dimakan apbn negara,BBM mahal gaji jg gede,perbandinganya njomplang klo ma indo..korban repolusi jokowi ente

  4. Itu yg bilang dijepang bbm mahal tp transportasinya bagus, lau pikir duit buat bangun transportasinya dr mana? Mana bs bangun transportasi klo negaranya bangkrut. Apalagi indonesia jauh lebih luas drpd jepang

  5. djepang emang gajinya gede tp biaya hidup dsana jg lebih gede lo. teman ane dtokyo kalo dbandingin sama jakarta jauh bgt katanya. buat makan siang aj 500¥ (50.000 rupiah) rata“ skali makan. misal 500¥x3x30hari : 45000¥x (kurs 100rupiah) perbulan buat makan doang blom buat biaya rumah listrik dll. so jgn dari segi gaji saja. sewa kos paling jelek & murah 30.000¥ / bln tanpa kmar mndi dalam dan masih kosong itu ddaerah pinggiran tokyo. jd y bilang hidup djepang enak karena gajinya gede y dipikir dlu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *